Tampilkan postingan dengan label cerber. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerber. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Januari 2010

Kisah Anen & Herman Eps 2 ( This is Pocong?)


Cerita sebelumnya: Anen Menghampiri herman yang sedang bermain gitar. anen bercerita kepada herman bahwa tetangganya, Surem kemarin di hantui ole3h pocong. namun Herman tidak langsung percaya kepada anen. Herman mengajak anen membuktikan kebenaran dari isu pocong di desanya. namun pada malam harinya mereka gagal berangkat karena peralatan yang di bawa anen tidak memadai.

Hari ke-2 Herman dan anen mempersiapkan segala thetek bengek untuk melakukan penyergapan dengan matang. mereka yakin bahwa malam ini mereka akan mengungkap misteri di kampungnya. Malam harinya, mereka berangkat ke TKP.

di TKP......
Plak..!!.... Plak! Plak! Plak!
" Disini Banyak nyamuknya ya nen!" celetuk herman sambil menepuk nepuk nyamuk.
" ya iyalah kamu sih pakek ngajak sembunyi disini segala!!!" anen sedikit teriak.
" Mang Kenapa?" Tanya Herman.
" Ini kan di dalam semak!!! Terang aja banyak nyamuk!! sini kan sarangnya!" Teriak Anen.
" aduuuuhhh!!! ya udah. Ayo pindah... kamu aja yang pilih tempatnya! dari pada nanti salah lagi!.. salah lagi"

kemudian.....
Crrrrrr...... Klinting klinting klinting.... Silahkan...
" Aduuuuuuuuuuu..........hhh!!"
" Ada apa Man?" Tanya anen.
" Inikan Warkop!! Memangnya disini Ada Pocong!" herman berteriak di warkop itu.
" Kalau saya ada disini kenapa mas?" dari belakang ada yang menyahut.

seketika....
Anen terbelalak tak dapat berkata apapun karena kaget, kopi yang terlanjur ia minum tak dapat ia telan sehingga mulutnya menggembung dipenuhi kopi. Herman terkaget kaget dadanya kembang kempis ia terpaku tidak dapat bergerak karena sesosok putih berada di depannya. bahkan pelanggan lain dan pemilik warkop pun sudah menghilang bak di telan bumi.

Dengan terbata Herman Berkata " This is Pocong??"
Kemudian sosok putih tersebut berbalik dan melompat pergi.
Anenpun menyemburkan kopi dari mulutnya kemudian berteriak " Aaaaaaargh!!! "...
Herman segera menenangkan anen..." Nen... nen... Tenang tenang! pocongnya sudah pergi!!"
" Hah hah hah... Man.. kamu percaya kan kalau surem gak bohong?"
" Tidak nen aku tetap tidak yakin kalau itu nyata?"
" Bagaimana bisa? padahal kamu tadi sudah megap - megap!"
" Ah... Tadi itu bukan apa - apa aku tadi gak seberapa takut"
" Jangan sok!! kamu!"
" Bener! pocong tadi cuma bisa bikin aku ngompol, padahal aku pingsan."
" Yah!!! ngomong - yang punya warung kemana?"
" Kabur kale!"
" Man ayo cepat Ambil beberapa gorengan terus pulang. aku mau ganti celana udah basah nih!"
" Tuh kan kamu ngompol juga!"
" Udah.. ayo pulang!"
( BErsambung )

Anen dan herman pulang kerumah. Lalu bagaimana kelanjutannya? berhasilkah mereka membuktikan keberadaan pocong yang muncul dihadapan mereka??? Nantikan kelanjutan kisah mereka di episode berikutnya. ( That's a real or really bullshit?)

Minggu, 06 Desember 2009

Kisah Anen & Herman (Pocong is Coming In)

Suatu hari Anen menghampiri Herman yang sedang bemain gitar di pos kamling dekat rumahnya.

"Her, katanya di daerah kita sedang ada isu tentang hantu gentayangan deh." anen memulai.
"beneran Nen? Kamu dapat berita dari mana?" herman menjawab.
"dari Surem! Katanya semalam ia di hantui sama pocong!"kata anen.
"ah! Yang bener… hari gini kamu masih percaya ama begituan??? Dasar!! Parno lu!" nada herman meninggi.
"sebenernya sich aku juga kurang percaya, tapi gaya bicara Surem bener – bener meyakinkan."
"ya sudah kalau begitu tar malem kita caba aja buktiin siapa tau tar kita lagi beruntung! Emang dimana Surem ketemu pocong?"
"okelah kalau begitu. Kata si Surem dia liat pocong di jalan yang melintangi kebun milik pak Tohar."
"eh . . . eh eh… mo kemana lu? Sini!!"panggil herman.
"ngapain lagi? Katanya tar malem mo beraksi… ya udah aku mo pulang dulu tidur. Biar ntar malem bisa joss!"
"lo gitu cepetan pulang sana!"

Kemudian Anen segera pulang kerumah lalu tidur. Pada malam harinya Anen dan Herman berkumpul di pos kamling markas mereka.

"aduuu……h! Anen, ngapain kamu bawa ransel segala?mang kita mo perang pocong?"keluh herman.
"lho bukannya bersiap siap tu bagus! Liat ni aku bawa apa’an…"
"apa?"
"ni ada terpal, tampar, selimut, tikar, da camilan, da semapur HT juga ada.ni yang gak kalah penting ada lotion anti nyamuk."
"Aneeen… kita tu mo nangkap pocong! Bukannya mo persami! Kamu itu gimana, kita kan bukan pramuka."
"alah – alah Herman! Sudah ayo berangkat ntar kelamaan."
"let’s go…! Sini senternya!"
"ergh! Sori man gue gak punya senter."
"aduuuuuu……h! kamu ini gimana nich ransel aja bawa… peralatan kampong lengkap! Masa senter aja gag punya! Mang kita nanti mo jalan gelap gelapan! Iiih.. dasar anen!"
"ya maap… sekarang gimana dunk?"
"pake Tanya lagi… ayo pulang!"
"lho kok pulang bukanya kita mo mengungkap misteri?"
"gag ah besok aja lo udah punya senter. Gue takut gelap!"
"Huuuuuuu…. Dasar sok lu!"


Bersambung

Apakah Anen dan Herman mampu mengungkap misteri pocong di kampungnya??? nantikan kisah Anen dan Herman berikutnya (This is pocong?)
 
SaGoBlog Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template